Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, DPS berperan menjaga kepatuhan syariah sekaligus mendukung pengembangan industri keuangan syariah.
"Pengembangan DPS ini harus selalu kita lakukan bersama-sama untuk terus memberikan pembekalan, baik pengetahuan, informasi, keterampilan, dan lain-lain, supaya DPS bisa menjalankan perannya sebagai dewan pengawas,” ujar Friderica dalam Ijtima Sanawi XXII 2026, Selasa (20/10/2026).
Advertisement
Friderica menyebut tingkat literasi keuangan syariah yang mencapai sekitar 43% menjadi modal untuk memperluas inklusi. Namun, OJK masih perlu mendorong pemahaman, keyakinan, keterampilan, sikap, dan perilaku masyarakat agar berujung pada penggunaan produk keuangan syariah.
“Walaupun inklusinya masih sangat jauh daripada literasi keuangan syariah itu sendiri, ini menjadi modalitas yang sangat baik untuk kita bisa mendorong inklusi keuangan syariah,” kata Friderica.
Sementara itu, Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Cholil Nafis menekankan pentingnya meningkatkan dampak ekonomi syariah sekaligus memperluas pangsa pasarnya (market share).
“Ada dua hal yang ingin kita tekankan. Pertama, bagaimana meningkatkan market share dan market impact dari ekonomi syariah. Kedua, sosialisasi fatwa DSN-MUI yang menjadi dasar inovasi produk lembaga keuangan syariah,” ujar Cholil.
PR Bersama
Cholil mengatakan Ijtima Sanawi XXII menjadi forum bagi DPS dan OJK untuk membahas persoalan pengawasan serta pengembangan industri keuangan syariah. Forum tersebut juga membahas kesenjangan antara pemahaman masyarakat dan penggunaan layanan keuangan syariah.
"Orang mengerti, tetapi ternyata tidak menggunakan keuangan syariah. Ini barangkali yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” kata Cholil.
Melalui forum tersebut, OJK dan DSN-MUI mendorong penguatan kompetensi DPS, pengembangan produk sesuai prinsip syariah, serta peningkatan penggunaan layanan keuangan syariah agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement




