Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesStocksEarnInstitusiAI & Lainnya
Airlangga Pertanyakan Sikap MSCI, Singgung Pertemuan di Thailand

Airlangga Pertanyakan Sikap MSCI, Singgung Pertemuan di Thailand

Liputan6Liputan62026/10/16 07:45
Oleh:Liputan6
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: ekon.go.id)

Liputan6.com, Jakarta -
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempertanyakan sikap Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang merilis pengumuman terkait pasar modal Indonesia setelah menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah di Thailand.

Airlangga menyoroti tidak adanya pembahasan mengenai isu tersebut dalam pertemuan di Bangkok, yang berlangsung kurang dari sepekan sebelum pengumuman terbaru MSCI. Ia juga mempertanyakan waktu penyampaian pengumuman tersebut di tengah upaya reformasi pasar modal Indonesia.

“Kenapa sudah ketemu di Thailand kemarin, enggak bicara pasal ini? Bukan ini ada tanda-tanda besar. Kemarin di Thailand kok enggak ngomong yang ini, padahal yang kemarin itu seminggu juga belum,” ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (16/10/2026).

Meski mempertanyakan sikap MSCI, Airlangga meminta semua pihak tidak berprasangka buruk terhadap lembaga penyedia indeks global tersebut. Ia mengatakan pemerintah akan mencermati perkembangan dan kepastian tenggat pelaksanaan langkah perbaikan pasar modal Indonesia yang mundur dari November 2026 menjadi Juni 2027.

“Ya tentu kita lihat saja, tapi kita tidak boleh suudzon,” kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan fokus utama MSCI terletak pada implementasi regulasi dan langkah aksi yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut dia, periode pelaksanaan reformasi pasar modal Indonesia mungkin dinilai relatif lebih panjang dibandingkan negara lain.

Terkait dampak pengumuman tersebut terhadap pasar keuangan, Airlangga menilai investor perlu membedakan sentimen pasar dari fundamental ekonomi Indonesia yang disebutnya tetap kuat.

“Sebetulnya kita punya fundamental ekonomi kuat, tetapi yang dimainkan sekarang faktor sentimen,” ujar Airlangga.

Rupiah dan IHSG Anjlok

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: Istimewa).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, angkat bicara mengenai gejolak di pasar keuangan domestik pada Jumat (16/10/2026). Ia menyoroti pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai salah satu biang kerok yang menekan nilai tukar rupiah hingga menembus 18.000 per dolar AS, sekaligus memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Airlangga menjelaskan bahwa pengumuman MSCI tersebut rilis lebih cepat dari perkiraan awal, yakni pada Oktober dari yang semula dijadwalkan November. Selain itu, MSCI menetapkan target lanjutan pada April dan Juni 2027 yang menuntut komitmen nyata atas reformasi pasar modal Indonesia.

"Reform itu harus dijalankan dan progresnya itu harus kelihatan, terutama progresnya harus kelihatan bagi para investor, dalam negeri maupun luar negeri,” tegas Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, sebagian besar investor mengeluhkan lambatnya proses implementasi regulasi di pasar modal yang dinilai memakan waktu terlalu lama. Guna meredam kekhawatiran tersebut, pemerintah berjanji akan mempercepat proses reformasi agar kemajuannya bisa dipantau langsung oleh investor domestik maupun asing.

"Kita berharap bahwa langkahnya konkret beserta timeline-nya," tambah Airlangga.

Merespons guncangan pasar ini, pemerintah bergerak cepat dengan menjadwalkan pertemuan darurat bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) pada Jumat sore untuk merumuskan langkah penanganan bersama.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!