Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Kabinet Jepang menyetujui penurunan pajak konsumsi makanan menjadi 1% selama dua tahun, tanpa menerbitkan obligasi baru namun menunda skema penggalangan dana.

Kabinet Jepang menyetujui penurunan pajak konsumsi makanan menjadi 1% selama dua tahun, tanpa menerbitkan obligasi baru namun menunda skema penggalangan dana.

智通财经智通财经2026/09/15 08:06
Tampilkan aslinya
(1) Kabinet Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi telah menyetujui rencana sementara untuk menurunkan pajak konsumsi makanan, mengambil langkah menuju pemenuhan janji penting dalam pemilihan umum yang bertujuan meringankan beban keluarga akibat lonjakan biaya hidup. (2) Kabinet menyetujui rencana reformasi pajak tahunan yang meminta agar pajak penjualan makanan dan minuman diturunkan dari 8% menjadi 1% mulai April, berlaku selama dua tahun. (3) Berdasarkan proposal ini, pemerintah tidak akan menerbitkan obligasi baru untuk mendanai langkah senilai sekitar 5 triliun yen, namun keputusan tentang bagaimana membiayai pemotongan pajak akan ditunda hingga akhir tahun. (4) Pemerintah berencana mengajukan rancangan undang-undang terkait ke sidang parlemen sementara yang diperkirakan akan digelar awal bulan depan. (5) Proposal ini juga mencakup dukungan bagi industri yang terdampak: petani dan nelayan yang dibebaskan dari pajak konsumsi akan menerima subsidi untuk mengimbangi kerugian pendapatan, sementara restoran akan mendapat bantuan untuk memperkenalkan atau memperluas layanan take-away. (6) Meskipun tarif pajak untuk makanan yang dijual oleh pengecer diturunkan menjadi 1%, restoran yang melayani makan di tempat tetap akan dikenakan tarif pajak 10%.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!