Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Standard Chartered menambahkan altcoin lain ke dalam radar mereka dan membagikan skenario bullish yang diharapkan: "Bisa naik 25x lipat!"

Standard Chartered menambahkan altcoin lain ke dalam radar mereka dan membagikan skenario bullish yang diharapkan: "Bisa naik 25x lipat!"

BitcoinSistemiBitcoinSistemi2026/08/10 12:50
Tampilkan aslinya

Raksasa perbankan Inggris Standard Chartered telah menambahkan altcoin dengan potensi pertumbuhan, selain Bitcoin dan Ethereum, ke dalam radar mereka.

Salah satunya adalah Chainlink, dengan bank menetapkan target harga $200 untuk LINK pada akhir tahun 2030.

Perkiraan ini berarti keuntungan sekitar 25 kali lipat dari harga LINK saat ini yang sekitar $8.

Bank berpendapat bahwa ledakan tokenisasi akan membutuhkan data on-chain yang andal, memposisikan Chainlink sebagai infrastruktur penting bagi Keuangan Tradisional (TradFi) dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi).

Pada titik ini, Standard Chartered mencatat bahwa pertumbuhan pasar tokenisasi aset bisa menjadi katalis signifikan bagi Chainlink.

Chainlink Ditargetkan di $200 pada 2030!

Dalam catatan riset baru yang berjudul “Chainlink – Getting on the Rails,” Standard Chartered memprediksi bahwa pasar tokenisasi aset bisa mencapai ukuran sekitar $4 triliun pada 2030.

Bank menyatakan bahwa Chainlink menyediakan infrastruktur yang menghubungkan berbagai blockchain dengan data eksternal dan sistem keuangan, dan bahwa permintaan akan infrastruktur Chainlink akan meningkat seiring tokenisasi menyebar ke aset keuangan tradisional seperti saham dan obligasi.

Pada titik ini, Standard Chartered mencatat bahwa Chainlink telah berkembang melampaui oracle untuk menyertakan interoperabilitas, kepatuhan, dan privasi, menjadikannya satu-satunya platform end-to-end yang mampu mendukung aset tokenisasi di DeFi maupun TradFi.

Semua keunggulan ini dapat mendorong harga LINK ke $200 pada akhir tahun 2030.

Akhirnya, bank menyatakan bahwa penggunaan layanan Chainlink meningkat setiap hari, menambahkan bahwa perusahaan dan institusi yang menggunakan layanan ini termasuk Swift, DTCC, Euroclear, JPMorgan, Mastercard, UBS, Fidelity, dan WisdomTree.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Partai Republik AS berencana mempercepat legislasi yang mewajibkan pusat data AI untuk membayar biaya listrik mereka sendiri.

Senator Partai Republik di Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengambil prosedur legislatif yang dipercepat guna mendorong pengesahan “Ratepayer Protection Act” yang berkaitan dengan data center sebelum pemilu November. RUU ini bertujuan untuk mengatur agar data center membayar sendiri biaya listrik yang mereka gunakan, serta menanggung biaya peningkatan infrastruktur, agar biaya tersebut tidak dibebankan kepada keluarga dan bisnis biasa. DPR diharapkan akan meloloskan undang-undang bipartisan ini paling cepat pada hari Selasa dengan dukungan luas.

华尔街见闻2026/09/15 23:06

Laporan: OpenAl mempertimbangkan putaran pendanaan sebelum IPO dengan valuasi 1.2 triliun dolar AS

OpenAI sedang berkomunikasi dengan investor mengenai putaran pendanaan pribadi baru, dengan target valuasi mencapai 1.2 triliun dolar AS, naik tajam dari 852 miliar dolar AS pada bulan Maret tahun ini. Laporan menyebutkan bahwa pendekatan ini diprakarsai oleh investor, bukan dipimpin oleh pihak OpenAI. Sementara itu, perdebatan tentang regulasi keamanan AI semakin memanas, Altman mendukung regulasi mandiri industri dan menentang intervensi pemerintah secara paksa.

华尔街见闻2026/09/15 23:06

Besent: Mendukung "cek senilai 5000 dolar AS", tidak akan menambah defisit, Ketua DPR: Rencana tersebut masih membutuhkan waktu untuk direalisasikan

Menteri Keuangan AS, Yellen, menyatakan bahwa ada cara untuk melaksanakan rencana tersebut tanpa meningkatkan defisit, namun belum mengungkapkan rincian terkait kompensasi biaya. Ia menyebut bahwa Departemen Keuangan telah meneliti hal ini "selama cukup lama" dan menekankan bahwa "menempatkan lebih banyak uang di kantong rakyat Amerika seharusnya menjadi tujuan semua orang." Ketua DPR Mike Johnson mengatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Presiden malam sebelumnya mengenai isu ini, namun rincian spesifik belum ditetapkan dan implementasi rencana ini akan membutuhkan waktu.

华尔街见闻2026/09/15 22:46