Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Pound Inggris menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu minggu karena masalah fiskal dan perbedaan suku bunga menekan Yen

Pound Inggris menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu minggu karena masalah fiskal dan perbedaan suku bunga menekan Yen

FXStreetFXStreet2026/08/10 08:12
Tampilkan aslinya

GBP/JPY memperoleh permintaan agresif pada awal pekan baru dan memperkuat tren pemulihan tajamnya dari sekitar level pertengahan 209.00-an, yakni level terendah sejak awal Maret yang dicapai pada Senin lalu. Momentum ini mendorong harga spot ke level tertinggi lebih dari satu minggu, di kisaran 214.00, pada awal sesi Eropa dan didukung oleh pelemahan Yen Jepang (JPY) secara umum.

Setelah lonjakan singkat yang dipicu oleh intervensi bersama AS-Jepang, JPY kembali melanjutkan tren penurunannya di tengah kekhawatiran mengenai kondisi fiskal Jepang yang memburuk akibat stimulus ekonomi agresif dan pemotongan pajak yang dilakukan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Faktanya, Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang yang berkuasa mendukung proposal untuk memangkas pajak konsumsi makanan dari 8% menjadi 1% selama dua tahun mulai April 2027. Selain itu, pemerintah Jepang juga mengusulkan transfer tunai sekitar ¥600 miliar per tahun yang ditujukan untuk rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah sebagai bagian dari paket bantuan.

Lebih lanjut, gap suku bunga yang lebar antara Jepang dan negara ekonomi besar lainnya, termasuk Inggris, membuat skema carry trade tetap aktif dan memberikan tekanan tambahan pada JPY. Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga acuan jangka pendek pada bulan Juni menjadi 1,00%, level tertinggi sejak 1995, sementara suku bunga dasar Bank of England (BoE) berada di 3,75%. Hal ini menciptakan selisih sekitar 275 basis poin (bps) yang pada akhirnya menguntungkan para bullish GBP/JPY. Sementara itu, pergerakan intraday yang kuat ini tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh ringkasan pendapat BoJ yang relatif hawkish dari pertemuan tanggal 30-31 Juli.

Pelaku pasar kini menantikan rilis laporan GDP kuartalan Inggris pekan ini, yang akan memainkan peran kunci dalam memengaruhi British Pound (GBP). Situasi fundamental yang telah dijelaskan di atas, bagaimanapun, menunjukkan bahwa penurunan korektif terbaru dari wilayah 219,60, atau level tertinggi multi-tahun yang dicapai pada bulan Juli, telah selesai dan mendukung kemungkinan pergerakan penguatan jangka pendek lebih lanjut untuk GBP/JPY.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!