Ripple Mengeluarkan Video Baru yang Mengejutkan Komunitas XRP
Penggemar crypto Amelie membagikan sebuah video baru di X dari Ripple yang menyebut MiCA sebagai perkembangan penting untuk keuangan teregulasi di Eropa. Postingan tersebut menekankan posisi Ripple di pasar Eropa dan memaparkan kemajuan regulasi perusahaan sebagai bagian dari upayanya menyediakan infrastruktur keuangan di seluruh wilayah.
Dalam video tersebut, Matt Osborne, Head of Policy Ripple untuk UK dan Eropa, menyatakan bahwa kejelasan regulasi memberikan fondasi bagi kepercayaan institusional. Ia kemudian mengumumkan bahwa Ripple telah menerima lisensi cryptoasset dari regulatornya di Luksemburg.
Osborne menjelaskan bahwa lisensi tersebut memungkinkan bank Eropa, perusahaan fintech, dan korporasi untuk mengakses infrastruktur pembayaran Ripple di seluruh 30 negara Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).
Perkembangan ini menempatkan kepatuhan regulasi sebagai inti dari ekspansi Ripple di Eropa. Alih-alih hanya berfokus pada perdagangan cryptocurrency, perusahaan terus memposisikan infrastrukturnya seputar pembayaran dan layanan keuangan yang dapat beroperasi dalam persyaratan regulasi yang sudah ada.
Osborne Menghubungkan MiCA dengan Keuangan Teregulasi
Osborne juga secara langsung menghubungkan otorisasi Ripple di Luksemburg dengan implementasi MiCA di seluruh Eropa. Ia mengatakan bahwa regulasi tersebut memungkinkan era baru keuangan teregulasi dan menegaskan bahwa Ripple dibangun untuk beroperasi di lingkungan tersebut.
MiCA menetapkan kerangka regulasi bersama untuk aset kripto di seluruh Uni Eropa, menciptakan aturan bagi perusahaan yang menyediakan layanan aset kripto tertentu. Bagi perusahaan seperti Ripple, otorisasi regulasi dapat memberikan dasar yang lebih jelas untuk menawarkan layanan kepada institusi keuangan dan pelanggan korporat yang beroperasi di wilayah tersebut.
Postingan Amelie menyoroti pernyataan perusahaan terkait keselarasan dengan struktur regulasi yang sedang berkembang di benua itu.
Pengumuman ini juga hadir saat Ripple terus mengembangkan kehadirannya di pasar keuangan Eropa. Lisensi di Luksemburg memberikan perkembangan regulasi lain bagi perusahaan saat mereka berupaya membuat infrastruktur pembayarannya tersedia untuk pelanggan di seluruh EEA.
Komunitas XRP Menanggapi Perkembangan Ini
Namun, video Ripple tersebut terutama berfokus pada akses institusional dan kepatuhan regulasi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bearish hingga 159! Menjelang keputusan Bank of Japan pada hari Jumat, para ahli strategi Wall Street secara kolektif bertaruh yen akan melemah.
Pasar swap sepenuhnya telah memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Para ahli strategi memperingatkan bahwa jika sikap hawkish bank sentral tidak sesuai perkiraan, hal ini dapat memicu aksi jual yen, dan nilai tukar dalam jangka pendek kemungkinan akan turun ke level 159.
Harga saham Lucid (LCID.US) sempat melonjak lebih dari 12%! CEO menyatakan kerja sama dengan konsultan restrukturisasi telah selesai, peta jalan menuju keuntungan mulai muncul.
CEO Lucid Group Inc. menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut telah menyelesaikan kerja samanya dengan tim penasihat restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan operasi mereka.
Suku bunga hipotek 30 tahun di Amerika Serikat melonjak menjadi 7%! Kesulitan pasar properti semakin memburuk
Menurut data dari Mortgage News Daily, rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 7,24% pada 16 September, meningkat tajam sebesar 27 basis poin dibandingkan dengan 6,97% sepekan sebelumnya. Pada 17 September, suku bunga ini sedikit turun menjadi 7,19%, namun masih jauh di atas ambang 7%. Saat ini, para pemilik rumah di Amerika Serikat menghadapi tantangan “menjual rumah berarti kehilangan hipotek berbunga rendah”, sehingga minat untuk menjual rumah tetap lemah, harga rumah berada pada level tinggi, dan kesulitan di pasar properti semakin meningkat.
"Raja Obligasi Baru" Gundlach memperingatkan: Siklus resesi berikutnya dapat memicu krisis utang Amerika Serikat, obligasi AS tidak lagi menjadi tempat yang aman
"Raja obligasi baru" Jeffrey Gundlach memperingatkan bahwa gelombang penurunan ekonomi berikutnya di Amerika Serikat dapat memicu krisis utang, yang akan mendorong lonjakan signifikan pada imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang—hal ini akan mematahkan pemahaman tradisional selama puluhan tahun bahwa obligasi selalu menjadi tempat berlindung yang aman selama periode gejolak ekonomi.
