Inseego menerbitkan presentasi perusahaan yang menguraikan strategi broadband nirkabel dan rencana akuisisi FWA oleh Nokia
Reuters2026/08/05 22:21- Inseego mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi bisnis fixed wireless access global Nokia, yang dijelaskan sebagai operasi dengan tingkat pendapatan sekitar USD 200 juta.
- Imbalan ditetapkan sebesar USD 20 juta dalam bentuk ekuitas Inseego; Nokia akan menambahkan investasi langsung sebesar USD 10 juta, sehingga memegang 11% saham.
- Transaksi ini dipromosikan sebagai cara untuk menggandakan pendapatan, memperluas hubungan dengan carrier Tier-1, dan memperluas portofolio 5G FWA ke pasar perusahaan dan konsumen.
- Nokia akan menyediakan pembayaran dukungan engineering dan pengembangan selama tahun pertama setelah penutupan, dengan target EBITDA impas untuk bisnis yang diakuisisi tersebut.
- Perusahaan berencana menjalin kemitraan yang mencakup koordinasi go-to-market, kerja sama pada konektivitas berbasis AI dan 6G, serta uji coba bersama pelanggan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.