Fountain Asset menunjuk Geoff Barratt sebagai CEO dan mengangkatnya menjadi anggota dewan direksi
Reuters2026/07/31 21:11- Fountain Asset menunjuk Geoff Barratt sebagai chief executive officer, efektif mulai 31 Juli 2026.
- Barratt sebelumnya berinvestasi di pasar publik dan privat, menjalani pelatihan di Morgan Stanley, dan kemudian memimpin investasi hubungan di Ontario Teachers’ Pension Plan.
- Michael Shuh bergabung dalam dewan direksi, efektif mulai 31 Juli 2026; veteran pasar modal Kanada selama 25 tahun dan mantan CEO-chair di berbagai SPAC.
- CEO sebelumnya, Andrew Parks, resmi mengundurkan diri efektif 31 Juli 2026.
- Parks mundur dari dewan; direktur Michael Galloro, Paul Kelly, dan Morris Prychidny juga keluar, efektif 31 Juli 2026.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.
