Investor ritel Korea telah membeli ETF secara bersih mendekati 70 triliun won hingga tahun 2026, melakukan akumulasi terbalik selama periode penyesuaian pasar.
Odaily melaporkan bahwa menurut data dari Bursa Korea (KRX) dan lembaga informasi keuangan Yonhap Infomax, investor ritel Korea pada tahun 2026 telah mencatatkan pembelian bersih ETF sebesar 69,5 triliun won, yang setara dengan sekitar 63,2% dari total pembelian bersih di pasar sekuritas Korea (pasar KOSPI) pada periode yang sama, yaitu 109,9 triliun won. Meskipun pasar saham Korea baru-baru ini mengalami fase koreksi, investor ritel tetap terus berinvestasi di pasar melalui ETF. Secara triwulanan, angka pembelian bersih pada kuartal pertama (Januari hingga Maret) adalah 33 triliun won, dan pada kuartal kedua (April hingga Juni) sebesar 28,9 triliun won; memasuki kuartal ketiga, pada bulan ini saja sudah terjadi pembelian tambahan lebih dari 1 triliun won. Dari sisi arus dana, dalam satu bulan terakhir (23 Juni hingga 23 Juli), ETF Covered Call dan ETF dividen bulanan secara total menarik arus kas masuk bersih dari individu sekitar 2 triliun won, sedangkan ETF tematik pertumbuhan seperti semikonduktor, teknologi luar angkasa, dan AI justru mencatatkan arus kas keluar bersih, menunjukkan bahwa di tengah volatilitas pasar yang meningkat investor telah bergeser dari mengejar pertumbuhan tinggi ke preferensi terhadap ETF berpendapatan yang menawarkan arus kas stabil. (Tokenpost)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Chip AI buatan Meta sendiri akan diterapkan pada paruh pertama tahun depan, bertujuan untuk menurunkan biaya dan mengurangi ketergantungan pada Nvidia.
Meta akan mulai menggunakan chip AI generasi ketiga yang dikembangkannya sendiri, MTIA 450, di pusat data pada paruh pertama tahun depan, sementara generasi keempat diperkirakan akan memasuki pusat data pada akhir tahun 2027. Dalam 12 bulan ke depan, komitmen Meta untuk distribusi chip buatannya sendiri telah melebihi setara konsumsi listrik 1 GW. Wakil Presiden Teknik Meta, Yee Jiun Song, menyatakan bahwa dibandingkan dengan produk yang saat ini dikirim oleh Nvidia, chip buatan sendiri memiliki efisiensi yang lebih tinggi dan konsumsi energi yang lebih rendah saat menjalankan model AI.
Minyak mentah AS berbalik turun
