OCBC: Pelemahan Dolar Membuat Emas Kembali Menarik sebagai Aset Safe Haven
Pada 25 Maret, analis OCBC Christopher Wong menyatakan bahwa permintaan emas sebagai aset safe-haven kembali muncul karena ekspektasi meredanya ketegangan di Timur Tengah dan pelemahan dolar AS. Hal ini semakin membuktikan bahwa emas belum kehilangan daya tariknya sebagai aset safe-haven. Sebelumnya sempat tersisih oleh dolar, namun tekanan tersebut kini mulai mereda. Dalam jangka pendek, harga emas kemungkinan akan tetap dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap arah kebijakan Federal Reserve, pergerakan dolar AS, dan perubahan situasi geopolitik. Namun, rebound ini menunjukkan bahwa penurunan harga kemungkinan masih akan mendapat dukungan kecuali imbal hasil riil meningkat secara signifikan. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Baird menaikkan target harga Airbnb menjadi 200 dolar AS.
Kebijakan Inggris yang berubah-ubah gagal mempertahankan minat perusahaan besar: BP dengan tegas merampingkan dan melepas bisnis Laut Utara, daftar calon pembeli mulai muncul.
Operasi North Sea perusahaan BP telah menarik minat dari calon pembeli, termasuk Adura dan NEO Next+.

Goldman Sachs: Mempertahankan peringkat “Beli” untuk ACMR.US dengan target harga 166 dolar AS
Perusahaan percaya bahwa AI generatif sedang menuntut persyaratan baru untuk SPE, yang mungkin membawa perubahan dalam lanskap persaingan dan memberikan keuntungan bagi produsen yang memiliki kemampuan desain yang kuat.

