Anak Perusahaan Hang Feng Mendapat Persetujuan SFC untuk Penasehatan dan Manajemen Aset Virtual
Ringkasan Cepat
- HFIAM menerima persetujuan SFC untuk menyediakan layanan konsultasi aset virtual dan mengelola portofolio untuk investor profesional.
- Peningkatan ini memungkinkan pengelolaan dana aset virtual mandiri dengan eksposur crypto lebih dari 10%.
- Hang Feng bertujuan memperluas penawaran aset digital, menjembatani keuangan tradisional dan solusi blockchain.
Hang Feng Technology Innovation Co., Ltd. (NASDAQ: FOFO) mengumumkan bahwa anak perusahaannya, Hang Feng International Asset Management Limited (HFIAM), telah menerima persetujuan dari Hong Kong Securities and Futures Commission (SFC) untuk menawarkan layanan konsultasi dan manajemen aset virtual. Peningkatan ini memperluas lisensi Tipe 4 (Memberi Nasihat tentang Sekuritas) dan Tipe 9 (Manajemen Aset) HFIAM yang sudah ada untuk mencakup produk aset virtual yang berfokus pada investor profesional.
🚀 Hang Feng Technology Innovation (NASDAQ: FOFO) Mendapatkan Persetujuan SFC untuk Memperluas Lisensi Tipe 4 & 9 ke Layanan Aset Virtual
Kami bangga mengumumkan pencapaian regulasi besar dalam roadmap aset digital kami.
Anak perusahaan kami yang sepenuhnya dimiliki, Hang Feng International Asset… pic.twitter.com/sDRSGfVR1t
— HFintech (@FOFO_HFintech) 28 November 2025
Kemampuan aset virtual yang diperluas
Dengan persetujuan regulasi baru ini, HFIAM dapat memberikan nasihat investasi pada aset virtual dan mengelola portofolio dengan eksposur lebih dari 10% terhadap aset virtual. Perusahaan juga dapat mengoperasikan dana aset virtual mandiri. Persetujuan ini sejalan dengan kerangka kerja investor profesional Hong Kong, memastikan kepatuhan terhadap standar kehati-hatian, transparansi, dan perlindungan investor dari SFC.
Peningkatan lisensi ini memposisikan HFIAM untuk memenuhi permintaan institusional yang terus meningkat atas akses yang aman dan teregulasi ke aset digital. Manajemen Hang Feng menekankan bahwa perkembangan ini mencerminkan strategi perusahaan yang lebih luas untuk menjembatani keuangan tradisional dengan inovasi blockchain, memungkinkan investor profesional menavigasi ekonomi digital dengan aman.
Ekspansi strategis dalam manajemen aset digital
Hang Feng memandang pencapaian ini sebagai langkah kunci dalam memperluas penawaran manajemen asetnya dan memberikan nilai jangka panjang yang lebih baik kepada klien. Persetujuan SFC memungkinkan perusahaan mempercepat strategi aset digitalnya, menawarkan solusi yang lebih canggih dan memperdalam kehadiran pasarnya.
Dengan rekam jejak yang kuat dalam konsultasi korporat dan manajemen aset melalui anak perusahaan seperti Starchain Investment Trading Limited, Hang Feng kini mengintegrasikan manajemen aset virtual ke dalam portofolio layanannya, memenuhi kebutuhan investor yang terus berkembang di Hong Kong dan secara global.
Dengan memasuki sektor aset virtual yang teregulasi, Hang Feng memperkuat reputasinya sebagai mitra tepercaya dalam manajemen aset profesional, menggabungkan keahlian investasi tradisional dengan teknologi blockchain yang sedang berkembang.
Demikian pula, Eddid Financial telah memperoleh persetujuan SFC untuk meningkatkan lisensi Tipe 9-nya, memungkinkan anak perusahaannya, Eddid Securities and Futures, untuk memperluas ke manajemen aset digital secara penuh.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Penilaian terbaru Goldman Sachs: Kenaikan suku bunga ≠ Penurunan saham AS, pertumbuhan laba adalah kunci pasar bullish
Goldman Sachs percaya bahwa suku bunga tinggi merupakan hambatan bagi pasar saham, namun bukan kekuatan yang mengakhiri pasar bullish. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun melonjak ke 5,3%, namun data historis menunjukkan bahwa rata-rata imbal hasil saham AS mencapai +9% dalam 12 bulan setelah kenaikan suku bunga. Neraca perusahaan berada pada tingkat terkuat dalam 20 tahun terakhir, investasi AI dan gelombang merger & akuisisi terus mendorong ekspektasi laba. Diperkirakan laba per saham S&P 500 pada tahun 2026 akan mencapai 340 dolar AS, meningkat 24% dibanding tahun sebelumnya.
Wall Street menambah lagi short seller Lululemon (LULU.US)! Setelah harga saham anjlok 81% dari puncaknya, BMO memperingatkan masa-masa sulit masih di depan
BMO Capital Markets percaya bahwa transformasi Lululemon dari kerugian tidak akan berlangsung cepat atau mudah. Perusahaan pakaian olahraga ini sedang menyerahkan pangsa pasar kepada para pesaingnya, dan penurunan penjualan terus semakin dalam.


"‘Bantalan’ Saham AS akan hilang?"

