Dephy dan APRO bekerja sama meluncurkan sistem oracle berbasis AI pertama di dunia, membentuk kembali paradigma ekonomi cerdas
ChainCatcher melaporkan bahwa Dephy dan APRO telah mengumumkan aliansi strategis, secara resmi meluncurkan Dephy Apro System—sistem kuantitatif berbantuan AI pertama di dunia yang dirancang khusus untuk RWA (Real World Asset), AI-Agent, dan pasar prediksi DeFi. Sistem ini menggabungkan analisis cerdas AI + verifikasi blockchain + strategi otomatisasi, untuk mewujudkan prediksi keuangan dan penetapan harga aset yang cerdas, transparan, dan trustless, menandai tonggak sejarah di mana ekonomi cerdas blockchain beralih dari “eksekusi pasif” menuju “pembelajaran aktif”.
Kelahiran Dephy Apro System menandai datangnya era baru integrasi mendalam antara AI, RWA, dan DeFi, serta menyuntikkan gen evolusi “self-learning, self-trading, self-verification” ke dalam sistem ekonomi cerdas. Sementara itu, token DAS, juga dikenal sebagai Xiaodashi Coin, akan segera diluncurkan di PancakeSwap dan Alpha.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tingkat gagal bayar kredit swasta di Amerika Serikat naik menjadi 6,3%, mencetak rekor baru, sementara tingkat gagal bayar di industri perangkat lunak turun menjadi 0,6%.
Menurut laporan terbaru dari Fitch, tingkat gagal bayar kredit swasta AS yang melacak 1.300 peminjam naik menjadi 6,3% pada akhir Agustus dalam 12 bulan terakhir, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar 6,1% pada Juli. Tingkat gagal bayar di sektor layanan kesehatan, industri, dan manufaktur masing-masing mencapai 9,9%, sedangkan sektor perangkat lunak teknologi justru turun menjadi 0,6%. Meskipun kekhawatiran akan disrupsi AI memberikan tekanan pada industri perangkat lunak, hal tersebut belum secara signifikan mempengaruhi kualitas kredit di sektor ini.
Data: ETH menembus 2.600 dolar AS
Saham Bank of America turun 6%! CEO mengatakan pendapatan perdagangan pada kuartal ketiga stagnan, dan pendapatan investment banking tidak sesuai harapan
CEO Bank of America, Brian Moynihan, menyatakan bahwa pendapatan perdagangan bank pada kuartal ini akan "relatif stabil" dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, yang sangat kontras dengan lonjakan pendapatan di Wall Street pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, biaya bisnis perbankan investasi diperkirakan berkisar antara 1,6 hingga 1,8 miliar dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang mendekati 2 miliar dolar AS.
