Tether telah memberikan dukungan kredit sekitar 1,5 miliar dolar AS kepada pedagang komoditas besar, terus memperluas bisnis pinjaman komoditasnya.
Jinse Finance melaporkan bahwa CEO Tether, Paolo Ardoino, dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa hingga saat ini, Tether telah memberikan dukungan kredit sekitar 1,5 miliar dolar AS kepada pedagang komoditas besar, dengan bentuk pembiayaan mencakup uang tunai dan stablecoin USDt (USDT) yang dipatok 1:1 dengan dolar AS. Saat ini, Tether berfokus pada bidang perdagangan komoditas tradisional seperti produk pertanian dan minyak, serta berencana untuk lebih memperluas eksposur bisnisnya di sektor ini. Ardoino mengatakan: "Kami akan secara signifikan memperluas bisnis ini." Bisnis pinjaman ini merupakan bagian dari unit Trade Finance yang baru diluncurkan oleh Tether—lini bisnis ini biasanya berfokus pada penyediaan kredit jangka pendek untuk mendukung perputaran barang dalam rantai pasokan global. Di bidang komoditas besar, layanan trade finance umumnya menyediakan dukungan dana bagi pedagang untuk pembelian, transportasi, dan pengiriman barang.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pusat ekspor bijih besi global menghadapi masalah “gaji” yang sulit dipecahkan! Para pekerja di pelabuhan Hedland BHP akan mencari arbitrase atas perselisihan perjanjian upah.
Serikat pekerja pelabuhan BHP Ports Union, yang mewakili pekerja fasilitas pelabuhan Port Hedland di Australia milik raksasa pertambangan dunia BHP, mengatakan pada hari Selasa bahwa para pekerja akan mencari arbitrase setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan mengenai persyaratan perjanjian upah baru.

GlaxoSmithKline (GSK.US) meningkatkan fokus pada lini onkologi! Mengeluarkan hingga 750 juta dolar AS untuk mengakuisisi trispecific TCE dari Enmu Bio yang menargetkan multiple myeloma.
GlaxoSmithKline pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan bioteknologi China, Innmune Biotech, untuk mengakuisisi hak global atas salah satu produk T-cell engager (TCE) trispesifik milik Innmune Biotech dengan total nilai transaksi hingga 750 juta dolar AS.

DAX 40 Jerman turun ke 25.200 poin, turun 0,8% dalam 24 jam.
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

