Grayscale memasukkan Shiba sebagai salah satu aset yang memenuhi syarat untuk pencatatan spot ETF
Jinse Finance melaporkan bahwa Grayscale Investments telah memasukkan Shiba Inu sebagai salah satu mata uang kripto yang memenuhi syarat untuk terdaftar di Exchange-Traded Fund (ETF) spot Amerika Serikat. Grayscale Investments menyebutkan kabar ini dalam sebuah artikel blog terbaru berjudul "Market Byte: Here Come the Altcoins". Setelah peluncuran ETF bitcoin dan ethereum, Grayscale Investments mengakui bahwa proses peluncuran produk ETF serupa untuk altcoin seperti Shiba Inu kini telah disederhanakan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa peluncuran produk Exchange-Traded Product (ETP) spot bitcoin pertama memakan waktu lebih dari sepuluh tahun—dari proposal pertama pada tahun 2013 hingga akhirnya disetujui pada Januari 2024. Namun, kerangka kerja "Generic Listing Standards" (GLS) yang disetujui oleh Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat kini telah mempercepat peluncuran produk ETP mata uang kripto.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Chip AI buatan Meta sendiri akan diterapkan pada paruh pertama tahun depan, bertujuan untuk menurunkan biaya dan mengurangi ketergantungan pada Nvidia.
Meta akan mulai menggunakan chip AI generasi ketiga yang dikembangkannya sendiri, MTIA 450, di pusat data pada paruh pertama tahun depan, sementara generasi keempat diperkirakan akan memasuki pusat data pada akhir tahun 2027. Dalam 12 bulan ke depan, komitmen Meta untuk distribusi chip buatannya sendiri telah melebihi setara konsumsi listrik 1 GW. Wakil Presiden Teknik Meta, Yee Jiun Song, menyatakan bahwa dibandingkan dengan produk yang saat ini dikirim oleh Nvidia, chip buatan sendiri memiliki efisiensi yang lebih tinggi dan konsumsi energi yang lebih rendah saat menjalankan model AI.
